Saturday, December 6, 2014

Restoran Asing Diterima Baik, Makanan Indonesia Kurang Dihargai

          Jakarta - Dunia kuliner sebenernya saat ini sangat bergairah, kita banyak melihat sekolah-sekolah kuliner dibangun, kita banyak melihat program-program televisi memasak yang sangat bagus. Sekarang orang mulai menghargai posisi seorang chef, tetapi saying kita kurang menghargai masakan Indonesia. Bukan karena makanan Indonesia kurang enak tetapi kebanyakan restoran masakan Indonesia sendiri yang kurang menarik kemasannya.


          "Industri atau sekolah-sekolah itu justru memberitahu kita bagaimana membuat makanan unik dengan bahan yang mahal. Tidak pernah mengajarkan bagaimana membuat makanan enak dengan bahan-bahan yang tradisional dan murah. Kreatifnya kita mahal." Ujar Andrian Ishak pemilik restoran Namaaz Dining.

          Persepsi kita tentang makanan itu harus enak, harus sehat dan harus mengenyangkan. Tetapi kita harus menambah satu persepsi lagi, makanan itu harus memorable dan menarik, untuk kreatif itu tidak perlu mahal. Kita harus merubah gaya hidup kita dengan memakan makanan yang itu-itu saja. Mulailah menghargai makanan Indonesia. (ary)

No comments:

Post a Comment