Saturday, December 13, 2014

Tanggapan Orang Tua Murid terhadap Gubuk IPPA

          Jakarta – Saat berkunjung ke sebuah rumah yang tak lain adalah Gubuk IPPA.  Banyak anak – anak berusia 5 sampai 13  tahun sedang belajar. “Aku suka belajar disini karena kakaknya baik – baik. Aku bisa belajar bahasa Inggris.” Ujar Radit (7), salah satu murid Gubuk IPPA.


          “Saya sekolah, tapi sorenya saya kesini buat belajar lagi. Soalnya ini semacam les yang menyenangkan. Saya juga kadang disuruh bantu ngajar adik – adik yang masih kelas  2.” Ujar Imah (12), murid Gubuk IPPA.

          “Awalnya saya ragu, pengurusnya saja masih muda. Tapi, anaknya yang minta, gratis, dan ternyata banyak perkembangannya. Itu sangat membantu saya sekali, dan membuat saya berpikir kalau uang itu bukan penghalang untuk membuat anak saya pintar.” Ujar Siti (45), orang tua Radit. 

          Mereka membutuhkan bekal banyak untuk masa depannya. Mereka punya keinginan untuk bisa ikut menjadi pemimpin di masa depan. Namun, dengan kurangnya ekonomi mungkin menjadikan faktor terhambatnya mereka dalam bersekolah.

          “Saya bangga dengan anak saya. Saya bangga dengan mereka semua yang belajar dan mengajar di Gubuk IPPA. Walaupun hanya beberapa yang bersekolah, setidaknya ilmu mereka yang tidak bersekolah sepadan dengan mereka yang bependidikan.” lanjutnya. (NA)

No comments:

Post a Comment